Selasa, 12 Juli 2011

Software Pencegah Penyebaran Malaria



Aplikasi memungkinkan penganalisaan faktor pembuat kondisi ideal bagi penyebaran penyakit.

SELASA, 12 JULI 2011, 15:43 WIB
Muhammad Firman
Aplikasi yang dibuat oleh Liu dan siswanya memungkinkan untuk menganalisa faktor-faktor yang bisa membuat kondisi ideal bagi penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. (doc Corbis)
VIVAnews - Ilmuwan asal South Dakota State University (SDSU) sedang mengembangkan software yang dapat melindungi manusia dari penyakit yang disebarkan oleh nyamuk. Penyakit-penyakit itu antara lain adalah malaria, demam kuning, demam berdarah, dan virus ensefalitis.

Yu Liu, asisten profesor dari department of electrical engineering and computer science dan timnya berkolaborasi dengan Mike Wimberly dari geographic information center of excellence SDSU untuk mengerjakan proyek tersebut.

Wimberly tahu bagaimana cara menerjemahkan data penginderaan jarak jauh dan telah mengembangkan metode komputasional untuk memproyeksikan kapan kondisi yang tepat bagi populasi nyamuk penyebar penyakit melancarkan aksinya.

Namun, ia dan rekan sejawatnya di Afrika membutuhkan software yang mampu membawa sistem peringatan dini tersebut keluar dari lab.

“Rekan kami, Yi Liu, mengetuai sekelompok mahasiswa ilmu komputer untuk mengembangkan sistem itu,” kata Wimberly, seperti dikutip dari Med India, 12 Juli 2011.

Liu menyebutkan, proyek ini memberikan pengalaman yang tak ternilai bagi para mahasiswa seputar apa yang dibutuhkan dan bagaimana mengembangkan software untuk melakukannya.

Menurut Wimberly, aplikasi yang dibuat oleh Liu dan siswanya memungkinkan untuk menganalisa faktor-faktor yang bisa membuat kondisi ideal bagi penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk. “Yang lebih penting, software itu akan bisa membuat analisis tanpa membutuhkan bandwidth seperti yang digunakan saat menganalisa di lab,” kata Wimberly.

Senin, 11 Juli 2011

Betulkah Ada Piramida Raksasa di Jawa Barat



Sejumlah ahli geologi dan ahli sejarah ikut dalam peburuan Piramida raksasa itu.

SENIN, 28 FEBRUARI 2011, 10:07 WIB
Wenseslaus Manggut
Gunung Sadahurip Garut (Credit: Turangga Seta) (Turangga Seta)
VIVAnews - Mentari nyaris berada di atas ubun-ubun, saat empat mobil menepi di pinggiran Jalan Raya Soreang-Cipatik, medio Februari 2011. Siang itu, Kampung Badaraksa yang terletak di lereng bukit, kedatangan tamu.Rombongan itu menyusuri  jalan kecil mendaki di tengah pemukiman penduduk, hendak menuju ke atas puncak Gunung Lalakon, yang terletak di Desa Jelegong, Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung.
Badaraksa yang berada di ketinggian sekitar 720 m di atas permukaan laut, mereka bergegas naik memutari bukit dari bagian selatan ke barat.
Sambil membawa berbagai peralatan dan beberapa gulungan besar kabel, rombongan membelah hutan gunung. Derap langkah kaki mereka seolah berkejaran dengan ritme suara jengkerik, dan tonggeret di kanan-kiri.
Tim yang terdiri dari sekelompok pemuda dan para peneliti itu, akhirnya sampai di puncak setinggi 988 meter dari permukaan laut.
Kabel direntang. Tim mulai memasang alat geolistrik yang mereka bawa. Sebanyak 56 sensor yang dipasangi altimeter (alat pengukur ketinggian) diuntai dari puncak bukit ke bawah lereng, masing-masing berjarak lima meter, dicatu oleh dua aki listrik.
Alat-alat itu berfungsi mendeteksi tingkat resistivitas batuan, dan bisa digunakan menganalisa struktur kepadatan batuan hingga ratusan meter ke bawah.  “Tujuan kami saat itu mengetahui apakah ada bangunan tersembunyi di dalam gunung,” kata Agung Bimo Sutedjo, kepada VIVAnews, di Jakarta, Selasa, 15 Februari 2011.

Ada Lanskap Kuno di Dasar Samudera, Atlantis?




Ditemukan terendam di bawah Samudera Atlantik Utara. Diperkirakan berusia 56 juta tahun.

SELASA, 12 JULI 2011, 06:29 WIB
Elin Yunita Kristanti, Febry Abbdinnah
Lanskap kuno di bawah Samudera Atlantik Utara, Atlantis? (LiveScience)

VIVAnews - Atlantis, entah mitos atau fakta, terus jadi misteri dan diburu. Kota legendaris itu kali pertama disebut Plato dalam bukunyaTimaeus dan Critias. Spekulasi beredar, ada yang mengatakan kota kuno berperadaban tinggi itu berada di Kepulauan Mediterania, Gurun Sahara, Amerika Tengah, Antartika, Spanyol, bahkan Indonesia. Meski belum ada yang sahih terbukti.
Baru-baru ini, sebuah lanskap kuno ditemukan terendam di bawah Samudera Atlantik Utara. Diperkirakan berusia 56 juta tahun lalu. Memiliki puncak-puncak yang diduga sebelumnya adalah gunung dan delapan sungai utama. Mengingatkan pada mitos Atlantis yang hilang.
Gambaran Kota Atlantis yang hilang ditelan lautan.

"Ini seperti peta sebagian negara-negara darat," ujar Nicky White, peneliti senior dari Universitas Cambridge, seperti dimuat Live Science.

Ia pun menambahkan bahwa lanskap tersebut terlihat seperti fosil kuno yang diawetkan 2 kilometer di bawah dasar laut.

Sejauh ini, data telah menunjukkan lanskap sekitar 3.861 mil persegi atau 10.000 km persegi -- dari barat Kepulauan Orkney Shetland yang membentang di atas permukaan laut sepanjang 1 kilometer. Nicky White dan koleganya menduga itu merupakan bagian dari wilayah yang lebih besar yang bergabung dengan Skotlandia. Bahkan, dapat lebih panjang hingga Norwegia.

Penemuan yang dirilis dalam jurnal Nature Geoscience terbaru ini muncul tak sengaja saat perusahaan kontraktor seismik menggunakan teknik gema (advanced echo-sounding) untuk mengumpulkan data untuk sebuah perusahaan minyak.

Metodenya: tekanan tinggi udara melepaskan silinder logam, dan menghasilkan gelombang suara yang menjelajahi dasar laut dan permukaan di bawahnya, melalui lapisan sedimen. Setiap kali gelombang suara menghadapi perubahan material dari batu lumpur ke batu pasir, gema akan memantul kembali.
Mikrofon mengikuti di belakan kapal dengan kabel merekam semua gema. Informasi yang dikumpulkan lantas digunakan untuk membuat peta tiga dimensi.

Tim yang dipimpin oleh Ross Hartley, menemukan lapisan dengan tekstur yang berkeriput 2 km di bawah dasar laut. Para peneliti menelusuri delapan sungai besar, dan inti dari sampel yang diambil dari bebatuan di bawah dasar laut seperti serbuk sari dan batu bara. Hal ini merupakan bukti adanya kehidupan layaknya daratan.

Tak hanya itu, di atas dan di bawah deposit ini, mereka menemukan bukti dari lingkungan laut termasuk fosil-fosil kecil yang mengindikasikan bahwa tanah ini sempat naik ke atas permukaan laut untuk kemudian tenggelam.

Fakta ini memunculkan pertanyaan, apa yang membuat tanah ini naik dan tenggelam selama sekitar 2,5 juta tahun? Untuk diketahui, dari kaca mata geologi, 2,5 juta tahun hanyalah waktu yang sangat singkat. (art)

Kamis, 07 Juli 2011

Intel i7


Apa saja yang istimewa dari Processor Core i7 ini? Apa saja teknologi yang diusungnya? Secara garis besar dapat disebutkan spesifikasi processor Core i7 yang berbeda dengan processor – processor Intel sebelumnya, diantaranya :
- Memiliki performa lebih tinggi dan lebih efisien dalam penggunaan energi dibandingkan dengan prosessor generasi sebelumnya.
- FSB ( Front Side Bus) digantikan dengan QuickPath Interface. Sementara ini hanya chipset yang mendukung QuickPath Interface saja yang bisa menggunakan processor ini, misal chipset Intel X58.
- Memory Controller ada dalam processor, tidak seperti yang sebelumnya terpisah dalam chip tersendiri. Dengan teknologi ini memori akan langsung terhubung dengan processor. Rupanya Intel cukup terkesan dengan pesaingnya –AMD yang sudah sejak lama menggunakan teknologi ini.
- Support Three Channel Memory , tiap – tiap kanal berisi 2 slot memori, sehingga total slot yang ada dalam mainboard yang mendukung processor ini ada 6 slot. Tentu saja kapasitas memori yang bisa disupport oleh processor ini akan semakin besar.
- Processor Core i7 sementara ini hanya mendukung memori jenis DDR 3.
- Core i7 menggunakan single-die device : core (inti processor) , memory controller (kontrol memori), dan cache berada dalam satu die.
- Menggunakan tipe socket baru yaitu Socket B ( Socket LGA 1366)
Selain hal-hal baru diatas, ternyata justru didalam processor Core i7 ini menggunakan kembali teknologi lama Intel Pentium yang sudah tidak diaplikasikan didalam generasi Intel Core, yaitu Hyper-Threading . Dengan adanya teknologi Hyper-Threading ini dalam sistem operasi ( Windows,Linux, dll) seolah – olah inti processor akan menjadi 2 kali lipatnya, misalnya : dalam sistem operasi processor Core i7 4 core akan terdeteksi menjadi 8 core.
Jenis-jenis processor Core i7 yang sudah dirilis adalah jenis Extreem Edition dan yang biasa, beberapa diantaranya adalah :
- Core i7 965 Extrem Edition , dengan Clock 3,2 Ghz, 8 MB L3 Cache , 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 940, dengan Clock 2,93 Ghz, 8 MB L3 cache, 45 nm, Socket LGA 1366
- Core i7 920, dengan Clock 2,66 Ghz ,8 MB L3 Cache, 45 nm, Socket LGA 1366
Semua processor diatas mempunyai 4 core ( 4 inti processor) atau lebih sering disebut dengan Quad Processor. Untuk versi yang lebih rendah misalnya Dual Core sementara ini Intel belum memberikan data secara resmi.

Teknologi Quantum Teleporter



Q-Teleportation telah berhasil pada objek yang lebih kecil berdasarkan penelitian yang telah dilakukan. "Kami bisa melakukan ekesperimen quantum teleportation untuk pertama kalinya di luar laboratorium universitas," kata Rupert Ursin, peneliti Institute if Experimental Physics, Universitas Vienna, Austria. Pada Q-Teleportation, quantum pada objek dihancurkan dan dibuat kembali. Oleh karena itu, Q-Teleportation tidak bisa memindahkan benda hidup maupun mati secara keseluruhan fisik. Alat ini "menciptakan" replika benda sebelumnya pada posisi di tempat lain dan benda sebelumnya akan "menghilang" selama replikanya diciptakan.
sumber: National Geographic.

Selasa, 05 Juli 2011

Apple Segera Rilis iPad 2

Sains & Teknologi


Rumor tentang iPad 2 terjawab sudah. Maret, Apple akan menghadirkannya secara resmi.

Kamis, 24 Februari 2011, 17:08 WIB
VIVAnews - Meleset dari perkiraan, Apple ternyata tidak merilis iPad 2 bulan ini. Apple baru akan melansir produk baru itu pada 2 Maret 2011.

Sebelumnya, pendiri situs Digg.com, Kevin Rose, memperkirakan Apple iPad 2 akan muncul sekitar awal Februari 2011. Perkiraan itu berdasarkan informasi dari sumber di Apple Inc. Meski berasal dari sumber internal, informasi itu tetap dianggap rumor hingga Apple mengeluarkan keterangan resmi.

Baru-baru ini, rumor itu dijawab langsung oleh Apple. Tidak melalui keterangan resmi, melainkan undangan jumpa pers. Ya, perusahaan berlogo buah apel tergigit itu mengirimkan undangan pada kantor media dan berita, sekaligus memastikan bahwa iPad 2 akan muncul pada 2 Maret 2011.

Sayang, desas-desus yang terjawab baru sebatas jadwal peluncuran. Informasi seputar spesifikasi dan fitur Apple iPad 2 masih tertutup rapat. Namun, Tech Radar mencoba untuk mengkompilasi sejumlah rumor yang sempat dilansir di berbagai media lain.

Berikut ini hasil temuannya terkait rumor iPad 2:
- Dual-camera, depan dan belakang untuk menyempurnakan fitur video call (via Gizmodo).
- Port USB untuk mempermudah unggah film, dokumen, dan foto (via BuzzBizzNews).
- Kartu slot SD, belum diketahui berapa kapasitas storage maksimal (via BuzzBizzNews).
- Mendukung dua jaringan sekaligus, GSM dan CDMA (AllThingsDigital).
- Secara fisik, lebih tipis dari iPad, dan akan melalui proses serupa metode konstruksi unibody yang layaknya ditemui pada perangkat MacBook Pro dan MacBook Air. (AllThingsDigital)
- Layar sebesar 7 inci, masih sebatas desas-desus (iLounge).
- Prosesor lebih cepat, kemungkinan besar setingkat 2 GHz, cukup untuk merekam dan memutar video HD (KitGuru).
- Memori lebih besar, karena memori iPhone 4 saja sudah menggandakan memori iPad menjadi 512 MB (KitGuru).

Sesuai saran Kevin, "Jika Anda berniat untuk membeli sebuah iPad, ada baiknya ditunda

Windows 8 Segera Gantikan Windows 7

Sains & Teknologi


Microsoft enggan disaingi Apple yang baru saja memperkenalkan Mac OX X Lion.

Kamis, 28 Oktober 2010, 13:41 WIB
VIVAnews - Dalam sebuah posting blog di website Belanda, Microsoft mengatakan Windows versi berikutnya, yakni Windows 8, tengah dikembangkan. Dikatakannya, Windows 8 tidak akan diluncurkan hingga dua tahun ke depan.

Kabar itu muncul di sela posting blog yang sedang memperingati satu tahun Windows 7. Dalam halaman Web yang sama, dituliskan pula bahwa Windows 8 akan termasuk Windows App Store, serupa dengan yang diperkenalkan Apple untuk Mac minggu lalu.

Selain itu, login ke dalam Windows tak lagi dengan fingerprint atau mengetik password, tetapi pada pengenalan wajah (face recognition). Selain itu, Microsoft menjanjikan boot-up yang jauh lebih cepat dari Windows 7.

Desas desus yang beredar, termasuk pada slide deck yang terpampang di halaman Websiter tersebut, Windows 8 akan diluncurkan Microsoft di awal tahun 2011. Pasalnya, perusahaan yang dikendarai Steve Ballmer itu enggan disaingi Apple yang baru saja memperkenalkan Mac OX X Lion. Nampaknya Microsoft ingin mempertahankan suasana yang kompetitif.

Namun, mendengar kabar Windows 8 baru akan keluar sekitar dua tahun lagi bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya, perusahaan yang berkantor di Seattle itu pernah menghabiskan waktu lebih lama dan tertinggal jauh dari Apple saat mengembangkan Windows 7.

Ya, Windows 7 dirilis pada bulan Oktober setahun lalu, sekitar dua tahun setengah setelah Windows Vista. Sementara gap antara Windows Vista dan Windows XP lebih jauh lagi, sekitar lima tahun.

Ditemukan, Hewan Paling Berisik di Bumi

Ia menghasilkan suara dengan menggesekkan bagian tubuhnya.

Senin, 4 Juli 2011, 10:28 WIB
VIVAnews - Ilmuwan berhasil mendapatkan bukti seputar hewan paling berisik di seluruh dunia, khususnya jika melihat ukuran tubuhnya. Micronecta scholtzi, serangga yang tinggal di bawah air ini mampu mengeluarkan suara sebesar 99,2 desibel.

Sebagai gambaran 99,2 desibel kurang lebih sama kencangnya dengan mendengarkan permainan musik orkestra dan kita menyaksikannya dari deretan bangku terdepan. Frekuensi suara yang dihasilkan ada di sekitar 10kHz juga berada di dalam jangkauan pendengaran manusia.

Menurut James Windmill, peneliti dari University of Strathclyde, Skotlandia, hewan ini sangat hebat. “Meski 99 persen suara yang dihasilkan hilang saat bergerak dari dalam air ke luar ke udara terbuka, namun suara yang dihasilkan hewan yang ‘menyanyikannya’ dari dasar sungai masih bisa didengar oleh orang yang berjalan di pinggir sungai,” ucapnya.

Dikutip dari Science Daily, 4 Juli 2011, suara ‘nyanyian’ itu dikeluarkan oleh Micronecta scholtzi jantan yang ingin mencari perhatian lawan jenis. Ia menghasilkan suara dengan menggesekkan bagian tubuhnya. Yang menarik, bagian tubuh yang digesekkan tersebut hanya memiliki ukuran 50 mikrometer, atau sekitar lebar rambut manusia.

“Kami belum mengetahui bagaimana mereka bisa mengeluarkan suara sekencang itu dari area yang sangat sempit,” sebut Windmill.

Tim peneliti yang menyampaikan hasil temuannya di pertemuan tahunan Society for Experimental Biology Annual Conference di Glasgow itu menyebutkan bahwa mereka ingin mencari tahu dari aspek biologi dan teknis untuk mengetahui bagaimana hewan kecil bisa mengeluarkan suara sangat bising. Bila memungkinkan, ‘teknologi’ yang dimiliki hewan ini juga diaplikasikan dalam kehidupuan manusia.

“Secara biologi, penelitian ini bisa bermanfaat dalam upaya konservasi karena merekam suara serangga bisa digunakan untuk memantau keanekaragaman hewan,” kata Windmill. “Dari sisi teknis, penelitian ini bisa digunakan untuk teknologi akustik seperti sistem sonar,” ucapnya. (sj)

Ditemukan, Ular Raksasa dengan Jambul Ayam

Ular raksasa itu memiliki panjang 16,7 meter dan berat sekitar 300 kilogram.

Rabu, 6 Juli 2011, 11:13 WIB
Ular raksasa yang ditemukan itu memiliki panjang 16,7 meter dan berat sekitar 300 kilogram. Para pakar kehidupan liar sendiri memperkirakan, usia ular ini mencapai sekitar 140 tahun. (asiantown.net)
VIVAnews - Seekor ular raksasa yang dikepalanya memiliki jambul seperti layaknya ayam jantan ditemukan di Fushin City, provinsi Liaoning, China.
Ular ini ditemukan pertamakali pada bulan lalu oleh warga setempat. Ketika itu, pekerja sedang melakukan ekskavasi di dekat sebuah situs konstruksi.

Ular raksasa yang ditemukan itu memiliki panjang 16,7 meter dan berat sekitar 300 kilogram. Kulit seluruh tubuh ular itu bersinar keemasan, dan uniknya, di bagian kepala ular terdapat jambul ayam. Diyakini, spesies ular dengan jambul ini sangatlah langka.

Ketika ditemukan, dikutip dari Asian Town, 6 Juli 2011, ular tersebut dalam kondisi terluka. Ia kemudian diberi pertolongan darurat dan diproteksi oleh petugas dari Wild Chiayi Shenyang. Sayangnya, ular itu mati di perjalanan dari Shenyang ke Beijing.

Pihak departemen terkait China segera menyelidiki bangkai ular raksasa yang sangat langka itu. Para pakar kehidupan liar sendiri memperkirakan, usia ular ini mencapai sekitar 140 tahun, dan ia biasanya tinggal di gua.